siapa permata hatiku, sajak-sajak misteri



Siapa permata hatiku


Begitu lama aku berfikir

Penuh sudah benak ini akan rasa

Sebenarnya aku ingin menyunting mawar itu

Tapi aku takut durinya menusuk jantungku

Bak permata yang indah berkilau

Serasa hati ingin memilikinya

Tapi permata itu berdarah

Aku tak mau emak jadi korbanya

Seperti apa bunga yang ingin aku petik

Seperti pohon yang rindang,

Menyejukkan siapa ada dibawahnya

Seperti itu kiranya hati yang emak inginkan

Ya Allah…!

Aku takut jika yang aku dapat adalah katus

Dia siap melukai siapa yang tengah menyentuhnya

Ya Allah…!

Semoga engkau menunjukkan siapa permata hatiku





 Rinanto

Surakarta, 21 September 2009


Sajak-sajak  mesteri


Seuntai kata saat kita jumpa

Setitik rasapun hadir dijiwa

Tiada sajak yang mampu mengungkap

Hanya pandangan memaksa menguraikan

Sekilas harapan saat itu menjelma

Namun kemudian lenyap karena senjapun tiba

Sejuta kenangan terlintas dihati

Tersimpanlah memori yang pernah terjadi

Wahai sang penjaga hati

Hadirkanlah wajahnya walau hanya dalam mimipi

Dan biarlah hasrat ini berlari

Menyingkap sajak-sajak misteri

Mengungkap tabir cinta

Meledakkan hasrat dijiwa

Kemudian terciptalah kata-kata

Namun malam ia telah tiada




Rinanto

Surakarta, 5 Oktober 2009

Komentar